Jumat, 08 April 2022 14:10

Dipanggil Terkait Video Dea Onlyfans, Polisi Ungkap Hasil Pemeriksaan Marshel

Syukur Nutu
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Marshel Widianto diperiksa selama 4 jam terkait kasus pornografi Dea OnlyFans di Polda Metro Jaya, pada 7 April 2022. (Foto : MNC Portal Indonesia)
Marshel Widianto diperiksa selama 4 jam terkait kasus pornografi Dea OnlyFans di Polda Metro Jaya, pada 7 April 2022. (Foto : MNC Portal Indonesia)

"Kemungkinan apabila dibutuhkan untuk kebutuhan kelengkapan berkas perkara kasus ini akan kita panggil lagi"

RAKYATKU.COM - Kasus dugaan penyebaran konten porno Dea OnlyFans masih terus bergulir di tangan kepolisian.

Sejauh ini kepolisian telah menetapkan satu orang sebagai tersangka yakni Dea.

Sementara itu, saksi pun telah dipanggil untuk dilakukan pemeriksaan. Saksi yang telah menjalani pemeriksaan adalah komedian Marshel Widianto.

Baca Juga : Kini Ditangani Polda Metro Jaya, Kasus Brigadir J Naik Tahap Penyidikan

Marshel menjalani pemeriksaan hampir 4 jam pada Kamis (7/6/2022) sebagai saksi karena membeli konten Dea OnlyFans.

Dalam pemeriksaan tersebut Marshel Widianto mengaku membeli konten Dea OnlyFans buat pribadinya sendiri.

"Dalam pemeriksaan juga disampaikan kepentingan pembelian itu untuk kepentingan pribadi. Jadi tidak dipublikasikan lagi kepada pihak lain atau media sosial," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes E Zulpan kepada wartawan, Kamis (7/4/2022).

Baca Juga : Teknologi Face Recognition Tidak Akurat, Polisi Salah Identifikasi Pengeroyok Ade Armando

Zulpan menyebut tidak menutup kemungkinan Marshel Widianto akan diperiksa kembali. Namun untuk saat ini masih berstatus sebagai saksi.

Sponsored by MGID

"Penyidik sampai hari ini masih menetapkan status Marshel sebagai saksi. Kemungkinan apabila dibutuhkan untuk kebutuhan kelengkapan berkas perkara kasus ini akan kita panggil lagi," terang Zulpan.

Sebelumnya, Dea ditangkap jajaran Ditreskrimsus Polda Metro Jaya di Kota Malang, Jawa Timur, pada Kamis (24/3/2022).

Baca Juga : Pemeran Pria Dalam Video Dea OnlyFans Dipanggil Polisi

Dea diduga melakukan tindak pidana pornografi serta melanggar Pasal 21 ayat (1) Juncto Pasal 45 ayat (1) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

 

 

#Dea OnlyFans #marshel widianto #Polda Metro Jaya