Jumat, 08 Oktober 2021 22:01

Wanita Terpeleset di Lantai Dansa hingga Siku Patah, Gugat Pemilik Gedung Rp2,9 Miliar

Alief Sappewali
Konten Redaksi Rakyatku.Com
ILUSTRASI
ILUSTRASI

Korban mengaku tergelincir pada minuman yang tumpah di lantai yang dilaminasi.

RAKYATKU.COM -- Seorang wanita menggugat salah satu tempat pernikahan top Inggris. Tidak tanggung-tanggung, nilainya mencapai £ 150.000 atau sekitar Rp2,9 miliar.

Apa yang terjadi? Rupanya perempuan itu mengalami kecelakaan saat menghadiri resepsi. Dia terpeleset di lantai dansa yang mengakibatkan sikunya patah.

Cara Donovan (35), perempuan itu, mengatakan, dia menderita kesakitan setelah sikunya terbentur di lantai dansa berteknologi tinggi di Leez Priory di Essex.

Baca Juga : Detik-Detik Mobil Reli Ketua DPR RI Bambang Soesatyo Kecelakaan di Meikarta

Cara mengklaim bahwa dia tergelincir pada minuman yang tumpah. Dia menuding pelayan gagal menghentikan para tamu untuk membawa minuman mereka ke lantai plastik yang dilaminasi.

Meja yang ditempatkan di tepi lantai mendorong orang untuk menari dan minum setelah acara pernikahan.

 

Kecelakaan itu dilaporkan terjadi pada September 2018, dan menyebabkan sikunya patah parah yang mengakibatkan dia menjalani tiga operasi.

Baca Juga : Bukan Polisi Tidur, Ternyata Ini Cara Baru Mencegah Pengemudi Ngebut

Dia mengklaim bahwa dia masih memiliki rasa sakit permanen di lengannya, yang berdampak pada semua bidang kehidupan sehari-harinya di rumah dan telah mencegahnya kembali bekerja di sekolah.

Sponsored by MGID

Sekarang, dia menggugat Country House Weddings Ltd, perusahaan yang memiliki tempat tersebut, sebesar Rp2,9 miliar.

Menurut surat-surat yang diajukan di Pengadilan Tinggi, Country House Weddings Ltd, yang memiliki Leez Priory, diberi tahu oleh pemasok lantai dansa berteknologi tinggi bahwa itu akan menjadi bahaya tergelincir jika minuman tumpah di atasnya.

Baca Juga : Bocah Tertusuk Pagar saat Main Tiktok, Pagarnya Dipotong dan Ikut Dibawa ke Rumah Sakit

Namun, kasus tersebut menyatakan bahwa tidak ada yang dilakukan untuk menghentikan minuman dibawa ke lantai dansa. Iklan perusahaan tempat pernikahan itu sendiri menunjukkan penari dengan minuman di lantai.

"Lantai dansa menjadi basah dengan bercak-bercak minuman yang tumpah. Lampu di bawah lantai membuat orang-orang di lantai dansa sulit melihat cairan yang tumpah di permukaan. Sekitar jam 10 malam, penggugat pergi menari. Dia terpeleset di minuman yang tumpah, jatuh dan patah lengan kanan," kata Philip Goddard, pengacara Donovan, seperti dikutip dari Metro.

 

Sponsored by advertnative
 
#kecelakaan