Kamis, 29 Juli 2021 17:40

Aktivis GAM Kecam Vonis Bebas 5 Terdakwa Jembatan Bosalia Jeneponto

Nur Hidayat Said
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Gerakan Aktivis Mahasiswa (GAM) Sulsel saat diterima jajaran Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Jeneponto, Kamis (29/7/2021).
Gerakan Aktivis Mahasiswa (GAM) Sulsel saat diterima jajaran Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Jeneponto, Kamis (29/7/2021).

Kasus Jembatan Bosalia bergulir kurang lebih lima tahun di penegak hukum. Namun, akhirnya divonis bebas oleh hakim Pengadilan Tipikor Makasar.

RAKYATKU.COM, JENEPONTO - Gerakan Aktivis Mahasiswa (GAM) Sulsel berunjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Jeneponto, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, Kamis (29/7/2021).

Nurul Imam Rahman selaku jenderal lapangan dalam orasinya meminta kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) agar serius menangani kasus Jembatan Bosalia dengan lima orang terdakwa.

"Kabarnya kelima orang terdakwa Jembatan Bosalia divonis bebas oleh hakim pengadilan beberapa pekan lalu. Kami meminta agar JPU serius menangani kasus Jembatan Bosalia yang sampai saat ini belum selesai dikerja," kata Imam.

Baca Juga : Tim Kejari Geledah Kantor Disdikbud Jeneponto, Sejumlah Berkas Diamankan

Menurut Imam, kasus Jembatan Bosalia bergulir kurang lebih lima tahun di penegak hukum. Namun, akhirnya divonis bebas oleh hakim Pengadilan Tipikor Makasar. Vonis bebas yang dikenakan kepada lima terdakwa membuat JPU mengajukan kasasi ke Kejaksaan Agung melalui Pengadilan Tipikor Makasar.

"Kami dengar informasi JPU melakukan kasasi ke Kejaksaan Agung. Maka dari itu kita minta JPU menyampaikan secara langsung seperti apa kasasi yang diajukan. Jangan sampai ini hanya abal-abal," sebutnya.

 

Diketahui, BPK menemukan duagaan kerugian negara sebesar Rp644 juta. "Atas vonis bebasnya kelima terdakwa siapa yang mau bertanggung jawab," ucapnya.

Baca Juga : Polisi Tetapkan 4 Tersangka Dugaan Kasus Korupsi BSPS di Jeneponto dan Langsung Ditahan

Dia menegaskan, apabila JPU tidak mampu membuktikan bahwa kelima terdakwa itu bersalah, akan menjadi catatan buruk di mata masyarakat untuk kejaksaan.

Sponsored by MGID

"Tentu akan menjadi catatan buruk dan berpotensi merusak citra kejaksaan jika kelima terdakwa sampai lolos. Namun, pihak kejaksaan juga patut diapresiasi dan memberikan dukungan terkait pengajuan kasasi," terangnya.

Jaksa Pidsus Kejari Jeneponto, Novita, yang menerima pengunjuk rasa mengatakan, pihaknya belum menerima salinan putusan vonis bebas terdakwa.

Baca Juga : Kejari Tahan 3 Tersangka Dugaan Kasus Korupsi Disdikbud Jeneponto

Dia menyampaikan, Kejari Jeneponto sudah meminta Pengadilan Tipikor Makassar untuk menyerahkan salinan putusan. "Belum direspons. Kami telah mengajukan kasasi atas vonis bebas tersebut," ujar Novita.

Sponsored by advertnative
 
Penulis : Samsul Lallo
#Korupsi Jembatan Bosalia #Kejari Jeneponto