Selasa, 27 Juli 2021 14:37

Plt Gubernur Sulsel Launching FIT, Dua Pasien Covid Langsung Masuk Asrama Haji Makassar

Alief Sappewali
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Plt Gubernur Sulsel Launching FIT, Dua Pasien Covid Langsung Masuk Asrama Haji Makassar

Asrama Haji Makassar memiliki fasilitas setara hotel bintang tiga serta didukung dokter dan nakes yang memiliki kemampuan, keterampilan dan pengalaman menangani pasien Covid

RAKYATKU.COM,MAKASSAR -- Pelaksana tugas Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman melaunching Fasilitas Isolasi Terintegrasi (FIT) untuk pasien Covid-19 di Asrama Haji Sudiang, Makassar, Selasa (27/7/2021).

FIT yang diinisiasi Pemprov Sulsel ini adalah suatu program kerja sama dengan Kanwil Kementerian Agama Sulawesi Selatan untuk memanfaatkan fasilitas yang dimiliki Asrama Haji Makassar sebagai tempat isolasi mandiri bagi orang dengan Covid-19 tanpa gejala atau mengalami gejala ringan.

Ketua panitia, Dr drg Abd Haris Nawawi, MKes dalam laporannya menyampaikan bahwa beberapa hari terakhir di Sulsel terjadi lonjakan kasus Covid. Ada beberapa kabupaten/kota yang mengalami perubahan dari zona hijau bergeser menjadi kuning, dari kuning ke oranye bahkan merah.

Baca Juga : Makassar dan Gowa Turun Level 2, Plt Gubernur Sulsel Ucap Syukur

"Kenyataan ini membuat kita waspada dan prihatin karena masih tingginya risiko inveksi Covid. Olehnya itu dengan melihat situasi ini, Pemprov Sulsel atas motivasi dan inisiasi gubernur kita melaunching FIT ini," ujar Haris Nawawi.

Salah satu upaya yang dilakukan Pemprov Sulsel adalah menjamin ketersediaan kapasitas tempat tidur dan ruang isolasi covid serta obat-obatan di seluruh rumah sakit (RS) di Sulsel.

 

"Kita siapkan 2000 tempat tidur. Di Asrama Haji ini 1.500 tempat tidur untuk pasien tidak bergejala atau bergejala ringan. Fasilitasnya setara hotel bintang tiga serta didukung dokter dan nakes yang memiliki kemampuan, keterampilan dan pengalaman menangani pasien Covid," imbuhnya.

Baca Juga : Setelah Jabat Sekda Selayar, Marjani Sultan Kembali ke Pemprov Sulsel

Kepala Kanwil Kementerian Agama Sulawesi Selatan H Khaeroni mengungkapkan bahwa Kementerian Agama siap memberikan sepenuhnya yang dimiliki. Termasuk fasilitas Asrama Haji Makassar ini.

Sponsored by MGID

"Ada 13 gedung yang kami miliki dengan kapasitas 1.500 tempat tidur. Namun untuk saat ini ada delapan wisma yang kami siapkan dengan kapasitas 700 tempat tidur," ungkapnya.

Ditegaskan Khaeroni bahwa pada prinsipnya Kemenag kapan pun dan di mana pun siap memberikan kontribusi terbaik bahkan siap "berjihad" dengan segala potensi yang dimilikinya untuk pencegahan virus corona ini.

Baca Juga : Polda Sulsel Rencana Buat Aplikasi Pengaduan Tipikor, Plt Gubernur: Sistem Ini Kedepankan Preventif

Khaeroni juga melaporakan bahwa Kemenag Sulsel memiliki ratusan ribu siswa madrasah, puluhan ribu guru, dan penghulu serta penyuluh agama yang belum divaksin.

"Mereka semua berharap-harap cemas karena ada yang belum divaksin. Kami sudah berkoordinasi dengan Kakan Kemenag kabupaten/kota agar mengikuti vaksinasi yang dilaksanakan di wilayahnya masing-masing. Bahkan kami sudah berkoordinasi dengan Kapolda dan Kabinda agar dilaksanakan vaksinasi secara masif dan serentak," tandasnya.

Plt Gubernur Andi Sudirman Sulaiman yang didaulat melaunching kegiatan ini menguraikan bahwa FIT ini merupakan extended room bagi rumah sakit Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dengan kapasitas lebih dari 2.000 tempat tidur, yaitu 1.500 di Asrama Haji Makassar dan 500 di RS Sayang Rakyat.

Baca Juga : COVID-19 Melandai di Sulsel, BOR Rumah Sakit Tetap Jadi Perhatian Plt Gubernur

"Tahun lalu kita launching Duta Wisata Covid yang berdiri sendiri dan pertanggungjawabannya ke Dinas Kesehatan provinsi. Namun setelah kita evaluasi plus minusnya akhirnya kita launching FIT ini yang terintegrasi langsung dengan salah satu RS. Jadi setiap gedung di sini nantinya yang mengekstend adalah RS yang sudah ditunjuk berikut nakesnya," jelas Andi Sudirman.

Layanan FIT ini, lanjut Andi Sudirman, bebas dan gratis bagi seluruh warga Sulsel yang terkonfirmasi positif.

"Masyarakat dapat menghubungi telemedicine Hello Dokter atau langsung ke puskesmas untuk rujukan secara online dan offline. Bisa juga langsung ke program FIT," ujarnya.

Baca Juga : Plt Gubernur Sulsel Sebut Pendekatan Green Economy Solusi Dampak Perekonomian di Tengah Pandemi

Kepada bupati dan wali kota, Andi Sudirman mengimbau untuk membuka extended room rumah sakit untuk isolasi mandiri bagi warganya.

“Kami juga instruksikan bupati wali kota untuk membuka extended room rumah sakit untuk isolasi mandiri warga sekitar," pungkasnya.

Diinformasikan bahwa ketika FIT ini dilaunching, terdapat dua terkonfirmasi Covid-19 tanpa gejala yang masuk di Wisma Shafa Asrama Haji Makassar untuk menjalani isolasi mandiri.

Baca Juga : Plt Gubernur Sulsel Sebut Pendekatan Green Economy Solusi Dampak Perekonomian di Tengah Pandemi

Pasien-pasien yang menjalani isoman ini nantinya akan dilayani 21 perawat dan dua dokter yang telah disiapkan Pemprov Sulsel.

Hadir dalam launching ini, unsur forkopimda Sulsel dan pihak rumah sakit Provinsi Sulsel serta Kepala UPT Asrama Haji Makassar H Ikbal Ismail bersama staf.

 

Sponsored by advertnative
 
Penulis : Usman Pala
#Asrama Haji Sudiang #Pemprov Sulsel