Senin, 10 Mei 2021 21:37

Di Enrekang Khutbah Idulfitri Maksimal 20 Menit, Tidak Ada Salam-salaman

Fathul Khair Akmal
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Sekda Pemkab Enrekang, Dr H Baba
Sekda Pemkab Enrekang, Dr H Baba

Khutbah Idulfitri di Enrekang maksimal 20 menit. Tidak ada takbir keliling dan salam-salaman.

RAKYATKU.COM,ENREKANG - Pemerintah Kabupaten Enrekang telah merilis sejumlah panduan ibadah Hari Raya Idulfitri.

Sekda Enrekang, DR H. Baba, SE., MM memaparkan, takbir keliling pada malam lebaran yang menjadi tradisi tahunan ditiadakan. Cukup dengan takbiran di masjid. Ini dilakukan untuk mencegah penularan Covid-19.

Selanjutnya, salat Id di Kota Enrekang dipusatkan di Lapangan Abubakar Lambogo Batili. Sementara di daerah lainnya, dapat menggunakan lapangan, masjid dan musalah.

Baca Juga : Perjuangkan Petani, Mitra Ingin Kopi Enrekang Bersaing di Kancah Internasional

Jemaah wajib memakai masker dan menjaga jarak, sehingga kapasitas atau daya tampung lokasi harus diperhatikan.

"Jangan sampai terlalu padat, sehingga berdesakan antar jemaah. Ini bisa meningkatkan risiko penularan, " tegas Sekda.

 

Panitia juga wajib menyediakan sarana pencegahan Covid-19. Seperti fasilitas cuci tangan dengan sabun dan air mengalir, atau menyediakan handsanitizer.

Baca Juga : Podcast Maspul Bicara Tayang Perdana, Kepala BKAD Paparkan Proyek Darah Mental

Beberapa saat sebelum dan sesudah salat Id, dilakukan penyemprotan disenfektan. Panitia juga dianjurkan mensterilkan perlengkapan seperti mic, kotak sumbangan, dan lainnya.

Durasi khutbah diatur maksimal 20 menit. Setelah rangkaian Idulfitri selesai, jemaah diminta hindari kontak fisik dan langsung pulang.

Sekda meminta jajaran camat, hingga lurah dan kades memastikan aturan ini dipatuhi di wilayah masing-masing.

Baca Juga : Dinas Pengendalian Penduduk KB Enrekang Intens Galakkan Proyek Perubahan Basis Kencana

"Ini adalah ikhtiar kita agar tidak terjadi lonjakan kasus pasca Idulfitri. Harapan kita, Enrekang bebas dari Covid-19, " tutupnya. (Humas Pemkab Enrekang)

Penulis : Hasrul Nawir
#pemkab enrekang