Kamis, 06 Mei 2021 20:02

Laporan Medis: Harusnya Diego Maradona Masih Bisa Hidup ...

Nur Hidayat Said
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Foto: Getty Images.
Foto: Getty Images.

Laporan ini membuktikan bahwa saat kematiannya adalah saat Diego Maradona dinyatakan meninggal, tetapi penderitaannya dimulai setidaknya 12 jam sebelum ia meninggal.

RAKYATKU.COM - Sebuah laporan medis tentang kematian Diego Maradona yang diberikan kepada tim jaksa menyatakan, selama lebih dari 12 jam Maradona tidak menerima perawatan memadai.

Mendiang Bintang sepak bola legendaris Argentina masih bisa hidup jika dirawat di rumah sakit secara benar. Suatu panel medis telah bekerja selama dua bulan untuk menyusun laporan yang ditulis oleh lebih dari 20 dokter itu.

"Laporan medis ini menunjukkan bahwa tim dokter Maradona membiarkannya tergantung pada nasibnya. Laporan ini membuktikan bahwa tempat di mana Maradona tinggal ketika ia mengembuskan napas terakhir tidak layak untuk pemulihannya," ujar kuasa hukum bagi perawat Dahiana Madrid, Rodolfo Baque, dikutip dari AP, Kamis (6/5/2021).

Baca Juga : Tujuh Tenaga Medis Jadi Tersangka Kematian Maradona, Hukuman 25 Tahun Penjara Menanti

Baque menambahkan, laporan itu membuktikan bahwa Maradona bukan meninggal karena ambulans terlambat 25 menit, tetapi karena tidak ada ambulans atau peralatan medis di tempat itu.

"Laporan ini membuktikan bahwa saat kematiannya adalah saat ia dinyatakan meninggal, tetapi penderitaan Maradona dimulai setidaknya 12 jam sebelum ia meninggal. Itu berarti setidaknya saat tengah malam,” ujarnya.

 

Maradona, yang membantu tim sepak bola Argentina memenangkan Piala Dunia pada 1986, dianggap sebagai salah satu pemain sepak bola terhebat yang pernah ada.

Baca Juga : Ilmuwan Argentina Temukan Fosil Titanosaurus, Anggota Tertua Kelompok Dinosaurus

Dokumen laporan medis itu makin memperumit pembelaan tujuh orang yang sedang diselidiki dalam kasus itu, termasuk pakar bedah otak Leopoldo Luque dan psikiater Agustina Cosachov. Keduanya bekerja untuk Maradona.

Sumber: AP, VOA Indonesia

#Argentina #Diego Maradona