Senin, 19 April 2021 08:08

Sebelum Ikuti Musrenbang Regional Sulawesi, Plt Gubernur Sulsel Tarawih di Masjid Al Alam Kendari

Nur Hidayat Said
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Salat tarawih malam ketujuh di Masjid Al Alam, Kendari, Sulawesi Tenggara, Ahad (18/4/2021) malam.
Salat tarawih malam ketujuh di Masjid Al Alam, Kendari, Sulawesi Tenggara, Ahad (18/4/2021) malam.

Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan sambutannya pada jemaah di Masjid Terapung yang berdiri di tengah teluk Kendari ini menjadi ikon wisata religi.

RAKYATKU.COM - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, dijadwalkan mengikuti agenda Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Regional Sulawesi yang digelar di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, pada Senin (19/4/2021).

Sebelum mengikuti Musrenbang Regional Sulawesi tersebut, Andi Sudirman melaksanakan ibadah shalat tarawih malam ketujuh di Masjid Al Alam, Kendari, Sulawesi Tenggara, Ahad (18/4/2021) malam.

Dalam kesempatan itu, Andi Sudirman menyampaikan sambutannya pada jemaah di Masjid Terapung yang berdiri di tengah teluk Kendari ini menjadi ikon wisata religi. Ia menyampaikan terima kasih dan menyampaikan apresiasinya atas sambutan hangat masyarakat Sulawesi Tenggara atas kehadirannya di Kota Kendari.

Baca Juga : Izin Perjalanan Mudik Lebaran di Sulsel, ASN-Swasta ke Pimpinan Masing-Masing

"Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara adalah Saudara, punya satu kesatuan dalam membangun wilayah di Sulawesi," kata Andi Sudirman dalam kesempatan tersebut.

Andi Sudirman juga mengajak masyarakat Sulawesi Tenggara untuk senantiasa melakukan pencegahan terhadap paham-paham radikal yang mengatasnamakan jihad.

 

Ia mencontohkan beberapa peristiwa terorisme yang terjadi di Indonesia, salah satunya aksi bom bunuh diri di Sulsel beberapa waktu lalu yang menurutnya bukan mencerminkan tindakan dari agama manapun termasuk Islam.

Baca Juga : Plt Gubernur Sulsel: Tidak Mau Tokonya Ditutup? Terapkan Protokol Kesehatan

"Kejadian itu bukan mencerminkan daripada agama tertentu, termasuk agama Islam terlepas diri dari kejadian itu. Islam itu kita selalu harapkan kedamaian. Mari kita bersama-sama melakukan pencegahan pemahaman radikalisme yang mengatasnamakan Jihad. Pemahaman ilmu agama yang benar sesuai aqidah, Quran, dan sunnah dan itu sebagai tameng untuk kita membedakan yang haq dan bathil," tuturnya.

Di masa pandemi ini, Plt Gubernur Sulsel juga menyampaikan perlunya masyarakat bersama-sama melakukan upaya pencegahan dengan memperhatikan protokol kesehatan. Apalagi Pemerintah telah mengizinkan pelaksanaan salat berjamaah di Masjid.

"Mari saling bahu membahu untuk mencegah penyebaran virus corona," ucapnya.

Penulis : Syukur
#Plt Gubernur Sulsel #Andi Sudirman Sulaiman #Pemprov Sulsel