Jumat, 09 April 2021 23:58

Kemenristek Dilebur ke Kemendikbud, Menteri Nadiem Ikut Diganti?

Alief Sappewali
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Kemenristek Dilebur ke Kemendikbud, Menteri Nadiem Ikut Diganti?

Sebelum lengser, Menteri Riset dan Teknologi Indonesia/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional Indonesia, Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro hadir di Unhas, Jumat (9/4/2021).

RAKYATKU.COM - Presiden Jokowi menghapus Kementerian Riset dan Teknologi. Perannya diambil alih Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Setelah dilebur, Bambang Brodjonegoro otomatis kehilangan jabatan. Apakah Nadiem Makarim tetap menteri pendidikan atau ikut diganti? Menarik ditunggu.

Bisa jadi Bambang Brodjonegoro akan ditugaskan menjadi Menteri Investasi yang baru dibentuk. Sementara Nadiem tetap pada posisinya.

Baca Juga : Ditemui Rektor, JK: Pertahankan Reputasi dan Prestasi Sambil Adaptasi dengan Teknologi

DPR telah menyetujui pembentukan Kementerian Investasi serta Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi dalam rapat paripurna di kompleks parlemen Senayan, Jakarta, Jumat (9/4/2021).

Pembentukan dua kementerian itu sesuai dengan hasil keputusan Badan Musyawarah pada Kamis (8/4/2021) yang membahas surat dari Presiden Joko Widodo mengenai pertimbangan pengubahan kementerian.

 

Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad menyatakan, rapat itu menyepakati dua hal. Pertama, penggabungan sebagian tugas dan fungsi Kementerian Riset dan Teknologi ke Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Baca Juga : Torehkan Sejarah, Pertama Kali Unhas Gelar Wisuda di Bulan Ramadan

Kedua, pembentukan Kementerian Investasi untuk meningkatkan investasi dan penciptaan lapangan pekerjaan.

Kunjungan Terakhir di Unhas

Sebelum lengser, Menteri Riset dan Teknologi Indonesia/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional Indonesia (Menristek/BRIN), Prof Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro hadir di Unhas, Jumat (9/4/2021).

Baca Juga : Diskusi di Unhas, Mahfud MD: Saat Ini Demokrasi Cenderung Liar karena Terlalu Liberal

Dalam kunjungan terakhirnya sebagai menristek, dia memberikan apresiasi atas berbagai produk inovasi yang dihasilkan oleh para peneliti lingkup Universitas Hasanuddin dalam kegiatan pameran.

Pameran produk inovasi yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan peresmian Science Techno Park (STP) berlangsung secara luring terbatas dengan penerapan protokol Covid-19 di Lantai 1, Gedung BRI Microfinance, Kampus Tamalanrea, Makassar.

Dalam kunjungannya melihat produk inovasi tersebut, Prof Bambang didampingi Rektor Unhas, Prof Dwia Aries Tina Pulubuhu. Bambang mengarahkan agar inovasi sivitas akademika lingkup Unhas dapat terus dikembangkan dan melibatkan berbagai pihak termasuk masyarakat.

Baca Juga : Bocah Korban Banjir NTT yang Patah Tulang dan Kehilangan Orang Tua Terima Donasi dari Dosen Unhas

Menurutnya, produk inovasi Unhas jika dikelola dengan manajemen baik dan terarah akan memberikan hasil optimal tidak hanya untuk Unhas, tapi juga kepada masyarakat.

Prof Dwia menjelaskan Unhas akan terus mengoptimalkan sumber daya manusia untuk berperan aktif dan berkomitmen dalam berbagai kebijakan pemerintah, termasuk pengembagan riset dan teknologi.

Hal ini dimaksudkan sebagai bentuk tanggungjawab dalam melaksanakan tridarma Perguruan Tinggi dan berkontribusi membangun Indonesia menjadi lebih baik ke depan.

Baca Juga : Mahasiswa Fakultas Keperawatan Unhas Raih Prestasi pada Indonesian Nursing Olympiad 2021

Pada pameran tersebut, seluruh hasil inovasi dari berbagai unit kerja lingkup Unhas ditampilkan. Berbagai inovasi ini merupakan bukti dari komitmen dalam menghadirkan STP Unhas.

 

#Menristek #unhas