Rabu, 24 Maret 2021 20:33

Perkuat Pangan Nasional, Mentan SYL Ajak Brimob Tanam Jagung di Lahan Kritis

Alief Sappewali
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Perkuat Pangan Nasional, Mentan SYL Ajak Brimob Tanam Jagung di Lahan Kritis

Mentan Syahrul Yasin Limpo berharap Brimob mau mengambil KUR sebagai modal pengembangan usaha.

RAKYATKU.COM - Komandan Satuan Brimob Polda Sulsel, Kombes Pol Muhammad Anis mendukung upaya Kementerian Pertanian (Kementan) dalam meningkatkan ketahanan pangan nasional melalui pemanfaatan lahan tidur serta pengadaan benih sayur dan jagung yang unggul dan berkualitas.

"Apalagi program tersebut melibatkan langsung Korps Brimob Polri di seluruh Indonesia. Kami laporkan juga bahwa kami punya terobosan kreatif, dimana terdapat 500 hektare yang kami bangun sebagai kampung sayur," ujar Anis, Rabu (24/3/2021).

Dia menghadiri Rakernis Korbrimob Polri di Gedung Satya Haprabu, Korbrimob Polri, Kelapa Dua Depok, Jawa Barat. Bertema, Strategi Kementan dengan Korbrimob Polri untuk Mewujudkan Kedaulatan Pangan dalam Mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional

Baca Juga : Tak Ingin Jadi 'Apapun Lagi', Jadikan Amanah dan Ibadah Fokus Hidup

Anis mengatakan, kampung kreatif yang melibatkan masyarakat itu kini sudah menghasilkan banyak manfaat. Di antaranya mampu menyuplai satu ton sayur untuk kebutuhan dapur bencana gempa di Sulawesi Barat beberapa tahun lalu.

"Bahkan sampai saat ini masih berjalan sumbangan ke panti asuhan baik di sekitar Gowa, Takalar, maupun Makassar. Ini bisa kami dilakukan karena adanya peningkatan produksi, dimana kami berhasil membuat pupuk buatan organik yang kita olah dari sampah," katanya.

 

Baca Juga : Pernah Ditikam, Diparangi, sampai Naik Kelas Sendiri

Komandan Satuan Bantek Gegana Korps Brimob Kelapa Dua Mabes Polri, Kombes Pol Dadang Raharja mengatakan bahwa saat ini anggotanya terus dibekali pelatihan bertani untuk menguatkan sistem ketahanan dan kemandieian pangan nasional.

Sponsored by MGID

Lebih dari itu, Brimob bahkan menyiapkan langkah strategis lainya seperti membuka lapangan pekerjaan melalui sektor pertanian.

"Yang pertama adalah strategi Bapak Menteri yang melibatkan Brimob ini sangat luar biasa, sehingga kami punya konsep untuk memanfaatkan lahan tidur dan membuka peluang kerja bagi para pengangguran. Alhamdulillah sejauh ini konsep kami tidak ada yang meleset. Tidak ada satupun tanaman yang terbuang percuma. Semuanya bisa terolah," katanya.

Baca Juga : Makin Diminati, Empat Eksportir Kopi Teken Kontrak Baru Senilai Rp366,7 Miliar di Mesir

Mengenai hal ini, Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengatakan bahwa dalam waktu dekat pihaknya siap menggelar latihan bersama dalam mempersiapkan kebutuhan pangan nasional.

"Saya setuju pelatihan harus kita gelar. Terutama untuk Bhabinkamtibmas dan Brimob. Tolong dibuatkan agendanya. Sesudah itu, kita akan siapkan agar Brimob mau mengambil KUR sebagai modal pengembangan usaha," katanya.

Baca Juga : Pengusaha Mesir Senang Berbisnis Orang Indonesia, Tim Promosi Pertanian Hasilkan Kontrak Dagang Rp4,7 Triliun

Mentan menyarankan agar Brimob mengawali program bertanam jagung di lahan-lahan tidak terpakai. Menurut Mentan, penanaman jagung lebih mudah ketimbang menanam padi yang membutuhkan proses panjang.

"Salah satu pilihan saya yang enak diolah Brimob adalah jagung. Kenapa? Karena jagung tinggal tabur saja di lahan kritis. Setelah itu tinggal tunggu masa panen. Gampang. Selanjutnya kita akan buatkan green house sebagai pertanian modern," tutupnya.

Sponsored by advertnative
 
#kementan #Syahrul Yasin Limpo #brimob