Kamis, 04 Februari 2021 10:29

Dikira Vaksin Tetes Mulut, Belasan Anak di India Keracunan Hand Sanitizer, Akhirnya Muntah dan Jatuh Sakit

Fathul Khair Akmal
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Ilustrasi
Ilustrasi

Berdasarkan laporan Hindustan Times, lebih dari dua ribu anak berusia satu hingga lima tahun berkumpul, bersama orang tuanya, untuk program vaksin polio.

RAKYATKU.COM - Sebanyak 12 anak di negara bagian Maharashtra, India, dilarikan ke rumah sakit lantaran salah diberi cairan. Mereka seharusnya diberi vaksin polio tetes oral, tetapi justru diberi tetesan hand sanitizer.

Insiden ini terjadi pada Minggu (1/2/2021) di sebuah pusat kesehatan di Yavatmal, Maharashtra, selama program vaksinasi National Pulse Polio.

Berdasarkan laporan Hindustan Times, lebih dari dua ribu anak berusia satu hingga lima tahun berkumpul, bersama orang tuanya, untuk program vaksin polio.

Baca Juga : Makan Mi yang Disimpan 1 Tahun di Kulkas, 9 Orang Sekeluarga Tewas

Setelah diberi tetesan hand sanitizer, anak-anak tersebut mulai muntah dan jatuh sakit.

Semuanya pun dibawa ke bangsal anak di Government Medical College dan Rumah Sakit di Yavatmal.

 

Menurut ketua Government Medical College, Milind Kamble, dampak kasus ini tidak fatal. Tetapi kandungan alkohol berkadar 70% di dalamnya berpotensi menimbulkan komplikasi kesehatan, terutama pada anak-anak.

Baca Juga : Makan Mi yang Disimpan 1 Tahun di Kulkas, 9 Orang Sekeluarga Tewas

Untungnya setelah dirawat, kondisi anak-anak mulai membaik. "Kondisi anak-anak stabil dan masih terus diawasi," katanya dikutip dari suara.com.

Sponsored by MGID

One P Meshram, warga desa dari Kapsi-Kopari yang kedua putranya termasuk di antara 12 anak yang terkena dampak, mengatakan bahwa petugas kesehatan awalnya tidak mau bertanggung jawab.

"Mereka memanggil kami lagi saat di rumah setelah beberapa waktu dan memberikan dosis vaksin polio kepada anak saya. Namun mereka tidak mengungkapkan alasan di balik pemberian vaksin lagi. Kami menyadari kesalahan mereka ketika anak-anak mulai muntah," tutur Meshram.

Baca Juga : Makan Mi yang Disimpan 1 Tahun di Kulkas, 9 Orang Sekeluarga Tewas

Ketika empat dari 12 anak mulai menunjukkan gejala muntah dan pusing, petugas yang bertugas membawa mereka ke puskesmas setempat.

Namun setelah didesak oleh warga desa, akhirnya petugas kesehatan mau merujuk anak-anak ke dua rumah sakit tersebut.

Sponsored by advertnative
 
#keracunan