Selasa, 16 Juni 2020 18:28

Pemkab Barru Percepat Penyusunan SOP Sambut 'New Normal'

Fathul Khair Akmal
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Pemkab Barru Percepat Penyusunan SOP Sambut 'New Normal'

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barru terus memantapkan persiapannya menerapkan sejumlah standar operasional di tatanan baru atau “new normal” di tengah Pandemi Covid-19.

RAKYATKU.COM, BARRU - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barru terus memantapkan persiapannya menerapkan sejumlah standar operasional di tatanan baru atau “new normal” di tengah Pandemi Covid-19.

Sebagai bagian tindak lanjut dari rapat sebelumnya, Pemkab Barru kembali menggelar rapat lanjutan secara virtual yang diikuti sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Selasa (16/06/2020).

Dipimpin Wakil Bupati Barru Nasruddin AM dan Sekda Abustan, para pimpinan OPD diminta harus bergerak cepat melakukan inovasi di tatanan baru. Termasuk mempersiapkan fasilitas pendukung untuk memperlancar proses adaptasi.

“Menghadapi era new normal, kita harus
melakulan gerak cepat. Para OPD atau SKPD harus memiliki kesiapan sarana dan prasarana dengan mengikuti standar protokol kesehatan,” kata Nasruddin AM melalui video conference.

Ia menambahkan, pekan ini sudah diusahakan memenuhi berbagai persiapan untuk dijadikan SOP dalam beraktivitas, maupun tentang pelayanan ke warga di semua instansi dan unit kerja pemerintahan.

"Kita upayakan pekan ini harus sudah terpenuhi, kemudian menyiapkan SOP pelayanan dengan menggunakan protokol kesehatan. Dan selanjutnya melakukan sosialisasi dan implementasi,” imbau eks Sekda Barru ini.

Berdasarkan pantauan, di rapat yang berlangsung selama kurang lebih dua jam ini, ada tiga yang menjadi pembahasan. Masing-masing persiapan menghadapi new normal, SOP protokol kesehatan, dan inovasi daerah.

Sekda Barru, Abustan menambahkan, menerapkan berbagai standar protokol kesehatan di new normal, bukan hanya di tempat kerja semata. Akan tetapi di semua lini. Seperti di bidang usaha, pendidikan, maupun keagamaan.

"Kita harus menyamakan persepsi, penyusunan SOP tentang pelayanan, sosialisasi, uji publik SOP sesuai dengan tugas masing-masing. Kita inginkan, di era new normal bisa dilakukan secara paripurna,” papar Abustan.

Terkait tempat wisata, pihaknya hingga saat ini memilih belum membolehkan untuk dibuka. Masih menunggu SOP sebelum diizinkan kembali. Mengingat sangat rawan dibuka jika belum ada standar yang disepakati bersama.

Loading...