Senin, 01 Juni 2020 09:02

Jalan-Jalan ke Perkebunan Teh, Pemuda Ini Jadi Bulan-bulanan Massa Usai Tabrak Dua GadisĀ 

Alief Sappewali
Konten Redaksi Rakyatku.Com
ILUSTRASI
ILUSTRASI

Seorang pria jadi bulan-bulanan massa setelah kecelakaan di distrik Jorhat, Assam, India. Almarhum telah diidentifikasi sebagai Debashish Gogoi dari daerah Noksari di Milgaon.

RAKYATKU.COM - Seorang pria jadi bulan-bulanan massa setelah kecelakaan di distrik Jorhat, Assam, India. Almarhum telah diidentifikasi sebagai Debashish Gogoi dari daerah Noksari di Milgaon.

Seorang pria lain, Aditya Das, terluka dalam serangan massa. Sekarang sedang menjalani perawatan di rumah sakit Jorhat.

Insiden mengerikan terjadi di daerah Gabharu Parbat dekat Mariani di distrik Jorhat.

Debashish dan temannya Aditya Das pergi ke daerah itu untuk jalan-jalan. Mereka mengendarai sepeda motor. Sesampai di areal perkebunan teh, tanpa sengaja mereka menabrak dua gadis setempat pada Jumat malam.

Penduduk setempat marah. Mereka berkumpul dan melampiaskan kekesalan dengan memukuli Debashish dan Aditya. Massa terus memukuli mereka bahkan setelah ayah dan saudara perempuan Debashish tiba di tempat.

Keduanya dirawat di rumah sakit terdekat dalam kondisi serius. Tapi, Debashish meninggal karena luka-lukanya di rumah sakit pada Sabtu malam.

Aditya, selamat dan sekarang dirawat di rumah sakit. Dia mengatakan bahwa mereka dipukuli massa tanpa ampun setelah kecelakaan di dekat pabrik teh Gabharu Parbat.

Seorang pejabat polisi dari pos polisi Deberapar mengatakan, bahwa mereka sedang menyelidiki masalah ini.

"Ketika kami mencapai tempat itu, kami tidak menemukan orang yang meninggal di tempat. Ayahnya membawanya ke rumah sakit. Seorang pemuda meninggal karena luka-lukanya di rumah sakit," kata petugas polisi seperti dikutip dari India Today.

Sementara itu, polisi distrik Jorhat telah menangkap empat orang sehubungan dengan insiden tersebut.

Inspektur Polisi Kabupaten Jorhat (SP) Mrinal Talukdar mengatakan bahwa sebuah kasus telah terdaftar dan empat orang telah ditangkap sejauh ini.

Loading...