Sabtu, 07 Desember 2019 01:00

Ma'ruf Amin Ungkap 3 Tantangan Besar Umat Islam Masa Kini

Adil Patawai Anar
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Ma'ruf Amin Ungkap 3 Tantangan Besar Umat Islam Masa Kini

Ma'ruf Amin Ungkap 3 Tantangan Besar Umat Islam Masa Kini

RAKYATKU.COM - Wakil Presiden Ma'ruf Amin bicara mengenai tiga tantangan besar umat Islam saat ini. Tantangan itu mulai dari meningkatkan kualitas SDM, menghilangkan kemiskinan dan ketimpangan dan imunisasi umat dari penyebarluasan radikalisme dengan menggunakan simbol-simbol agama.

"Terutama tingkatkan Sumber Daya Manusia, hilangkan kemiskinan dan ketimpangan serta imunisasi umat dari radikalisme yang gunakan simbol agama. Saya berharap Silaknas ICMI kali ini dapat menjawab tantangan-tantangan tersebut," kata Ma'ruf saat membuka silaknas dan milad Ke-29 ICMI di Auditorium Universitas Negeri Padang, Sumatera Barat, dilansir detik.com, Jumat (6/12/2019).

Menurut Ma'ruf, ICMI menjadi organisasi cendikiawan muslim yang berkontribusi besar bagi pembangunan bangsa. Ma'ruf memuji kiprah ICMI dalam berbagai bidang.

"Saya mengenal ICMI sebagai organisasi cendekiawan muslim yang peduli terhadap lingkungan, memiliki kemampuan berpikir, dan menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam memecahkan berbagai masalah sosial kemasyarakatan termasuk memberikan jalan keluar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di tingkat akar rumput," ujar Ma'ruf.

Ma'ruf memaparkan prioritas utama pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin menuju Indonesia Maju. Hal itu bisa dicapai melalui berbagai langkah mulai dari pembangunan SDM unggul, pembangunan infrastruktur, penyederhanaan regulasi, reformasi birokrasi, dan trasnformasi birokrasi.

"Menurut saya hal ini sangat sejalan dengan tema Silaknas yaitu Penguatan Nasionalisme dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Unggul Menuju Indonesia Emas 2045," katanya.

Ma'ruf juga menyinggung soal potensi ekonomi umat. Menurut dia, kekuatan umat bisa menghilangkan kemiskinan.

"Saya berpandangan bahwa kemiskinan dan ketimpangan itu harus dihilangkan melalui kekuatan umat sendiri. Untuk itu sangat penting untuk terus mendorong pelibatan seluruh umat dalam kegiatan ekonomi," pesannya.