Jumat, 28 Desember 2018 20:37

Cegah Penyalahgunaan Anggaran Dana Desa, Kejati Terapkan Program Jaga Desa

Nur Hidayat Said
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Cegah Penyalahgunaan Anggaran Dana Desa, Kejati Terapkan Program Jaga Desa

Demi mencegah terjadinya korupsi penggunaan dana desa, Kejaksaan Tinggi Sulsel menerapkan program Jaga Desa. Program ini merupakan bagian dari Jaga Negeri Kejaksaan Agung RI. 

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Demi mencegah terjadinya korupsi penggunaan dana desa, Kejaksaan Tinggi Sulsel menerapkan program Jaga Desa. Program ini merupakan bagian dari Jaga Negeri Kejaksaan Agung RI. 

Kasi Penkum Kejati Sulsel, Salahuddin, mengatakan program ini merupakan bentuk pengawasan jaksa kepada kepada desa. Selain itu, saat ini TP4D melakukan pendampingan hukum dalam pengelolaan dana APBD maupun APBN selain peran dan fungsi DATUN pada Kejaksaan. 

"Mari kita memanfaatkan instrumen TP4D agar terhindar dari perbuatan penyalahgunaan kewenangan dan melawan hukum dalam mengelola dan  memanfaatkan dana desa," ujar Salahuddin, Jumat (28/12/2018).

Menurut Salahuddin, kejaksaan bukanlah sebuah industri yang makin banyak produknya maka makin dipandang efektif. Kejaksaan harus bergerak bersama seluruh elemen untuk mencegah korupsi. 

Hal ini, menurut Salahuddin, merupakan paradigma baru penegakan dengan cara pencegahan. Alasannya, karena saat ini bukan lagi eranya saling berhadap-hadapan, masanya sekarang saling bergandengan wujudkan pemerintahan yang bersih dari KKN. 

"Jaksa akan selalu hadir buat masyarakat karena jaksa adalah sahabat masyarakat," imbuhnya.