Kamis, 27 Desember 2018 14:30

Penghuni Terlalu Padat, Lapas Watampone Bebaskan Sebagian Napi

Alief Sappewali
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Watampone kembali melaksanakan sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP).
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Watampone kembali melaksanakan sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP).

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Watampone kembali melaksanakan sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP). Sidang digelar di aula Lapas, Jalan Laksamana Yos Sudarso, Kamis (27/12/2018). 

RAKYATKU.COM,BONE - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Watampone kembali melaksanakan sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP). Sidang digelar di aula Lapas, Jalan Laksamana Yos Sudarso, Kamis (27/12/2018). 

Sidang TPP tersebut dibuka Kalapas Watampone Lukman Amin. Dalam sambutannya, ia mengatakan sidang ini merupakan upaya untuk mencegah over crowding atau kepadatan di dalam Lapas.

"Dari semua Lapas dan Rutan se-Indonesia, ini hampir mengalami semua masalah yang sama yaitu kepadatan warga binaan, maka dari itu untuk mencegahnya kita lakukan sidang TPP ini," kata Lukman Amin.

Agenda sidang TPP kali ini adalah program integrasi sosial yakni pembebasan bersyarat (PB) sebanyak enam orang, cuti bersyarat (CB) 12 orang, serta program asimilasi luar bagi para WBP yang telah memenuhi syarat sebanyak tiga orang.

M Arfandy selaku ketua sidang, di hadapan para wali permasyarakatan menuturkan bahwa rekan pembimbing permasyarakatan dan Bapas Watampone, serta para peserta sidang agar selalu berkelakuan baik.

"Jadi untuk seluruh Warga Binaan Permasyarakatan teruslah berkelakuan baik, karena ini adalah hal mutlak untuk WBP yang diusulkan ikut sidang TPP," kata Arfandy.

Kepala Sub Seksi Bimkesmaswat Lapas Watampone Surianto mengatakan bahwa dari awal Januari 2018 sampai pengujung tahun ini, ada 168 orang WBP telah berhasil diintegrasikan kembali dengan masyarakat luar.

Rinciannya, pembebasan bersyarat sebanyak 82 orang dan cuti bersyarat 86 orang. Masih ada 49 SK yang didalamnya ada PB juga CB yang menunggu waktu dan tanggal pelaksanaannya di awal tahun 2019.

"Dalam sidang TPP ini WBP diharapkan untuk bersungguh-sungguh mengikuti kegiatan pembinaan yang telah terprogram dan terjadwal di Lapas Watampone," katanya.

Loading...