Jumat, 21 Desember 2018 12:58

Bayi Anggota Brimob di Bone Ternyata Diculik Orang Tua Kandung

Ibnu Kasir Amahoru
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Ist.
Ist.

Polisi berhasil mengungkap kasus penculikan bayi di Bone. Rupanya, bayi tersebut diculik oleh Hendriani dan Ilham Rahman.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Polisi berhasil mengungkap kasus penculikan bayi di Bone. Rupanya, bayi tersebut diculik oleh Hendriani dan Ilham Rahman.

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani mengatakan, pelaku Fitri Hendriani dan Ilham Rahman merupakan orang tua kandung dari bayi tersebut. Keduanya menyerahkan anaknya untuk diadopsi oleh Brigpol Rasyid dan Anugerah Nurika dengan sejumlah kesepakatan. 

"Kesepakatan terjalin dengan orang tua angkat ketika umur kandungan ibu kandung bayi itu sekitar kurang lebih 8 bulan," kata Dikcy, Jumat (21/12/2018)

Dalam perjanjian tersebut, orang tua kandung bayi tersebut bersedia menyerahkan anaknya untuk diadopsi apabila telah lahir, dengan perjanjian menanggung biaya persalinan dan biaya perawatan ditanggung.

Setelah bayi tersebut lahir, orang tua kandung pun menyerahkan bayi tersebut kepada orang tua angkatnya. Bayi tersebut pun dibawa ke Bone untuk dirawat.

Setelah seminggu dibawa ke Bone, kata Dicky, pelaku mencoba menghubungi Brigpol Rasyid dan Anugerah Nurika karena belum melunasi pembayaran, tetapi tidak direspon. 

"Katanya orangtua angkat juga sempat memberi informasi bahwa si anak meninggal. Keduanya kemudian beranjak ke Bone untuk bertemu dengan orang tua angkat bayi itu," tuturnya. 

Di Bone, lanjut Dicky, kedua pelaku sempat bermalam di Kabupaten Bone sebelum keduanya datang ke rumah orang tua angkat dan mengambil anak tersebut secara baik-baik. 

Saat itu, bayi tersebut diserahkan Anugerah Nurika kepada orang tua kandung, Sementara Brigpol Rasyid yang keluar rumah, tidak mengetahui bahwa bayi itu dibawa ke Makassar. 

"Saat bayi itu diserahkan kepada orang tua korban, Anugerah Nurika memberikan uang sisa dari perjanjian sebelumnya sebesar Rp1 juta dan menyuruh orang tua kandung untuk segera pergi sebelum ada yang melihat," tutupnya.

Loading...