Rabu, 28 November 2018 17:51

Intelijen Inggris Siap Culik Khashoggi, Sayang Eksekutor Saudi Lebih Cepat

Mays
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Jamal Khashoggi terakhir terlihat masuk ke Konsulat Saudi di Istanbul pada 2 Oktober.
Jamal Khashoggi terakhir terlihat masuk ke Konsulat Saudi di Istanbul pada 2 Oktober.

Media Turki melansir, dinas rahasia Inggris sudah mencium rencana eksekusi Jamal Khashoggi.

RAKYATKU.COM, ISTANBUL - Media Turki melansir, dinas rahasia Inggris sudah mencium rencana eksekusi Jamal Khashoggi.

Mereka pun sudah menugaskan seorang agen bernama 007, untuk menculik Khashoggi. Sayang, aksinya didahului eksekutor Saudi.

Itu dilansir koran harian Turki Milliyet. Menurut surat kabar itu, intelijen Inggris telah mempersiapkan rencana untuk menculik wartawan Saudi itu, untuk menyelamatkan. Karena London telah menyadari bahwa Riyadh akan all out menghabisi wartawan Washington Post itu dengan jebakan. 

Rencana dinas rahasia Inggris itu rencana akan dilakukan 3 Oktober. Namun sayang, sehari sebelum rencana itu, eksekutor Saudi sudah mendahului, menghabisi wartawan itu di Konsulat Saudi di Istanbul, Turki.

Turki Milliyet mendapat informasi ini dari mantan pejabat intelijen di Ankara, Ismail Haqqi Pakin.

"Dinas rahasia Inggris telah menyiapkan rencana untuk menculik Khashoggi, dan akan menyelamatkannya jika pembunuhan itu tidak terjadi hari itu," ujar Pensiunan jenderal dan mantan kepala kantor intelijen Staf Umum Turki.

Pakin menjelaskan, upaya London untuk menyelamatkan wartawan dengan fakta, bahwa Washington sedang bekerja untuk merestrukturisasi wilayah tersebut, bekerjasama dengan Israel, Arab Saudi, Mesir, Yordania dan Uni Emirat Arab, meninggalkan Inggris Raya.

Itulah sebabnya, Intelijen Inggris bertindak melawan intelijen Saudi, Amerika dan Israel dan mengikuti tindakan mereka. 

"Khashoggi tiba di Turki dari Inggris Raya (...) tetapi London telah memahami bahwa (jurnalis) akan menjebak dan menginstruksikan kecerdasannya, untuk campur tangan menculik Khashoggi dan membawanya ke tempat yang aman," jelas jenderal tersebut. 

Pensiunan itu menunjukkan, bahwa ia telah mempelajari informasi ini dari sumbernya. Menurut Pakin, jika wartawan itu menunda kedatangannya di konsulat satu hari, maka 007 Inggris akan campur tangan.