Senin, 12 November 2018 12:14

M Redho Setiawan Top Skor Nasional SKD CPNS 2018

Mulyadi Abdillah
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Ilustrasi
Ilustrasi

Badan Kepegawaian Negara (BKN) kembali memperbarui peraih top skor Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) bagi pendaftar CPNS 2018. 

RAKYATKU.COM - Badan Kepegawaian Negara (BKN) kembali memperbarui peraih top skor Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) bagi pendaftar CPNS 2018. 

Data terbaru, peraih top skor itu adalah M Redho Setiawan. Ia menduduki top skor nasional dengan nilai total 448.

Redho adalah peserta SKD untuk Kejaksaan RI yang berlangsung pada Minggu, 11 November 2018 sesi kelima di Palembang, 

Redho mengalahkan peserta sebelumnya, Anis Andayani yang meraih skor 412. Anis Andayani adalah peserta CPNS yang melaksanakan ujian di Gedung Tegar Beriman Cibinong, Kabupaten Bogor. Ia mendaftar sebagai calon bidan di Bogor.

Diberitakan, ada banyak peserta tes CPNS yang tidak lolos ujian SKD. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB), Syafruddin, penyebab banyaknya peserta tidak lulus ujian karena standar kelulusan yang diterapkan dalam ujian dinilai sulit. Namun dia belum bisa menyebutkan berapa persentase peserta yang gugur. Hal itu karena ujian masih berlangsung.

"Iya banyak yang nggak lolos. (Banyak yang tidak lulus ujian SKD) karena sulit (tesnya)," kata Syafruddin, Kamis (8/11/2018).

Bahkan kata dia, standar kelulusan yang diberlakukan tahun ini lebih berat dibandingkan rekrutmen CPNS tahun sebelumnya. "Ya lebih sulit sekarang, karena passing grade-nya dinaikkan supaya lebih kompetitif," paparnya.

Melihat banyaknya peserta CPNS yang tidak lulus ujian SKD membuat Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) Tes CPNS akan melakukan evaluasi.

"Dibiarkan dulu ini (pelaksanaan seleksi) selesai, nanti panitia seleksi akan memutuskan kembali langkah langkah selanjutnya," bebernya dilansir laman Detikcom.

Banyaknya peserta yang tidak lulus pun dikhawatirkan membuat banyak formasi CPNS di suatu instansi malah jadi kosong. Mengenai itu, pihaknya juga akan membahas bersama tim Panselnas.

"Iya nanti itu akan ada tindak lanjut, tidak akan ditinggalkan lah itu. Nanti akan diputuskan, akan dirapatkan kembali di panitia seleksi," tukasnya.

Loading...