Kamis, 01 November 2018 04:00

Akunnya Kembali Diblokir Twitter, Habib Rizieq Sudah Bikin yang Baru Lagi

Alief Sappewali
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Akun Habib Rizieq saat diblokir pertama kali januari 2017.
Akun Habib Rizieq saat diblokir pertama kali januari 2017.

Akun Twitter Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab kembali di-suspend. Namun, dia tidak kehilangan akal.

RAKYATKU.COM - Akun Twitter Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab kembali di-suspend. Namun, dia tidak kehilangan akal.

Pemblokiran ini sendiri bukan yang pertama kali. Tahun lalu, tepatnya pada Senin (16/1/2017), akun Twitter Habib Rizieq juga di-suspend. Akun itu bernama "Habib Rizieq Syihab".

Bukan hanya itu, akun DPP FPI (@dpp_fpi) juga diblokir.

Kedua akun tersebut tak dapat diakses dan dilihat oleh pengguna Twitter. Saat membuka akun tersebut, terbaca tulisan "The account you are trying to view has been suspended" atau "Akun yang ingin Anda lihat telah ditangguhkan."

Twitter Indonesia menjelaskan, Twitter berperan sebagai platform global bersifat publik, di mana memiliki peraturan dan Terms of Services yang menjelaskan platform itu dapat memberikan manfaat sekaligus melindungi pengguna.

"Dalam rangka menciptakan rasa aman dan nyaman bagi pengguna di Twitter, kami dapat menangguhkan akun yang melanggar Peraturan Twitter. Penangguhan akun terjadi berdasarkan laporan-laporan yang kami terima dari pengguna melalui prosedur pelaporan pelanggaran yang kami miliki," tulis Twitter Indonesia dalam pernyataan resminya.

 

"Laporan-laporan yang masuk diproses secara seksama oleh tim kami di San Fransisco (Amerika Serikat) dan Dublin (Irlandia). Jika terbukti melanggar Peraturan Twitter, maka sebuah akun dapat ditangguhkan," begitu bunyi lanjutannya.

Pihak Twitter Indonesia menambahkan, jika sebuah akun ditangguhkan, pengguna tersebut akan mendapat notifikasi dari Twitter. Pengguna terkait bisa mengajukan banding jika merasa tidak melakukan pelanggaran terhadap Peraturan Twitter maupun Terms of Service.

"Pengguna dapat melakukan BRIM (Block, Report, Ignore, Mute) terhadap konten atau akun yang membuat mereka tidak nyaman. Kami berharap pengguna Indonesia tidak sungkan melaporkan akun atau konten yang tidak sesuai dengan Peraturan Twitter, demi terciptanya Twitter yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh pengguna," tandas Twitter.

Seperti diketahui, Twitter memang memiliki beberapa syarat dan ketentuan di mana sebuah akun dapat ditangguhkan. Beberapa syarat dan ketentuan tersebut di antaranya adalah menyebarkan spam, akun tersebut terancam keamanannya, atau telah mencuitkan kicauan yang dianggap mengganggu pihak lainnya.

Dalam hal ini, Twitter menerima laporan dari pengguna lain terkait akun tersebut. Bahkan, pada beberapa kasus, Twitter memiliki kewenangan untuk menutup permanen akun yang dianggap bermasalah.

Pemblokiran itu bukannya membuat Habib Rizieq pasrah. Dia lalu membuat akun baru di Twitter. Nama akun ditulis dalam bahasa Arab. Akun tersebut tampak sudah memiliki 121.000 pengikut.

Nah, hari ini, Rabu (31/10/2018), Twitter kembali memblokir akun tersebut. Namun, lagi-lagi Habib Rizieq tak pasrah dengan keadaan. Dia sudah punya akun baru lagi.

Menggunakan nama akun dalam bahasa Arab, Habib Rizieq kembali aktif menyeru umat Islam untuk meramaikan aksi bela tauhid, Jumat (2/11/2018).

"Download seruan ini, sebarkan di semua media sosial, di semua WA & Grup WA.
Beritahukan ke semua keluarga, tetangga, teman, sahabat, rekan kerja dan semua umat Islam. Ayo turun #AksiBelaTauhid211. Salat Jumat berjemaah di Istiqlal, longmarch menuju Istana," seru Rizieq dengan mengunggah poster acara itu.

Dia juga mengajak seluruh umat Islam untuk mengibarkan bendera merah putih dan bendera tauhid di rumah-rumah mereka.