Selasa, 09 Oktober 2018 14:25

Miftahul Jannah Didiskualifikasi karena Jilbab, Ma'ruf Amin: Urusannya Panitia

Alief Sappewali
Konten Redaksi Rakyatku.Com
KH Ma'ruf Amin
KH Ma'ruf Amin

Keteguhan atlet judo Indonesia, Miftahul Jannah untuk mempertahankan jilbab mendapat apresiasi banyak kalangan. Bagimana dengan Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma'ruf Amin?

RAKYATKU.COM - Keteguhan atlet judo Indonesia, Miftahul Jannah untuk mempertahankan jilbab mendapat apresiasi banyak kalangan. Bagimana dengan Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma'ruf Amin?

Ditemui di kantornya, calon wakil presiden pendamping Joko Widodo itu tidak banyak berkomentar. Ma'ruf hanya mengatakan bahwa semua atlet mesti mematuhi aturan pertandingan, termasuk di cabang olahraga judo.

"Itu urusannya dengan panitia," ujar Ma'ruf di kantor MUI Pusat, Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat, Selasa (9/10/2018).

Dia menyerahkan sepenuhnya kepada pihak yang berwenang. "Kita serahkan kepada yang punya kewenangan. Kita kan tidak mendahului," ucap Ma'ruf seperti dikutip dari Detikcom.

Soal atlet yang diminta melepas jilbabnya, Ma'ruf mengatakan, jika memang aturannya demikian, maka seluruh peserta harus mengikutinya.

"Ya kalau begitu penegakan aturannya, ya harus dipenuhi, tidak dalam posisi mengatakan sesuatu. Kecuali tidak ada peraturan," katanya.

 

Sebelumnya Miftahul Jannah didiskualifikasi jelang bertanding melawan atlet Mongolia, Oyun Gantulga di JIEXPO Kemayoran, Senin (8/10/2018). Sebelum bertanding pada blind judo, dia diminta melepas jilbab. Alasannya, bisa berisiko cedera.