Jumat, 05 Oktober 2018 18:48

Baru 10 Menit Hidayat dan Pasha Tinggalkan Pantai Talise, Tsunami Datang Menggulung

Mays
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Wawali Palu, Sigit Purnomo Syamsuddin Said.
Wawali Palu, Sigit Purnomo Syamsuddin Said.

Hari itu, Jumat (28/9/2018). Wali Kota Palu, Hidayat bersama Wakil Wali Kota Palu, Sigit Purnomo Syamsuddin Said alias Pasha, sedang berkeliling di stand Pantai Talise. 

RAKYATKU.COM, PALU - Hari itu, Jumat (28/9/2018). Wali Kota Palu, Hidayat bersama Wakil Wali Kota Palu, Sigit Purnomo Syamsuddin Said alias Pasha, sedang berkeliling di stand Pantai Talise. 

Keduanya sedang memantau persiapan Festival Nomoni, dengan berjalan kaki sepanjang 7 kilometer, di pesisir pantai. 

Saat lantunan alquran berkumandang dari corong masjid untuk salat magrib, keduanya sepakat pulang. Mereka bersiap-siap untuk pembukaan.

Baru 10 menit keduanya meninggalkan lokasi, tiba-tiba bumi bergoyang, tsunami datang menggulung.

Hidayat masih di dalam kendaraan. Dia meminta sopirnya menghentikan kendaraan sejenak.

 

"Saya di atas kendaraan saat gempa. Baru 10 menit kami meninggalkan pantai. Waktu itu sedang memastikan persiapan pembukaan Festival Nomoni," ujar Hidayat saat wawacara dengan TV One.

"Ini kehendak Tuhan. Kita harus tabah, kita harus terima dengan tabah," jelasnya.

Sponsored by MGID

Hal senada disampaikan Pasha. Menurutnya, kejadian gempa dan tsunami, diikuti padamnya lampu, dan terputusnya jaringan. Sehingga sangat sulit untuk saling berkomunikasi.

"Saya bersama istri. Kita saat itu stag. Kita tidak pernah menyangka," ujarnya.

Pasha juga mengaku sedang di atas kendaraan bersama istrinya. Tiba-tiba terdengar suara minta tolong, dan orang-orang berlarian. 

Pasha dan Hidayat, kembali ke lokasi pantai. Mereka berusaha menyelamatkan warganya. Ternyata datang lagi gempa. 

"Kami lalu kembali ke posko darurat. Kami merumuskan langkah-langkah untuk penyelamatan dan evakuasi," ujarnya.

Pasha mengaku tidak mendengar peringatan tsunami. Pihaknya fokus pada Festival Nomoni Ketiga. "Semua bergembira," ujar Pasha yang menyulap Rujab Wakil Wali Kota Palu sebagai posko darurat.

Sponsored by advertnative