Jumat, 21 September 2018 22:30

Dapat Nomor Urut 1, Jokowi: Memang yang Diperebutkan Adalah RI 1

Nur Hidayat Said
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Pengundian nomor urut, di Kanto KPU RI, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Jumat (21/9/2018).
Pengundian nomor urut, di Kanto KPU RI, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Jumat (21/9/2018).

Calon presiden Joko Widodo mengatakan, mendapat nomor urut 1 dalam proses pengundian nomor urut malam ini, sesuai dengan tujuan utama Pilpres, yakni menentukan presiden dan wakil presiden.

RAKYATKU.COM , JAKARTA - Calon presiden Joko Widodo mengatakan, mendapat nomor urut 1 dalam proses pengundian nomor urut malam ini, sesuai dengan tujuan utama Pilpres, yakni menentukan presiden dan wakil presiden.

"Satu, memang yang diperebutkan adalah RI 1. Dan kami, Joko Widodo dan Prof KH Ma'ruf Amin mendapatkan nomor urut 1," kata Jokowi dalam sambutannya usai pengundian nomor urut, di Kanto KPU RI, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Jumat (21/9/2018).

Pada kesempatan itu, Jokowi mengatakan, Pilpres merupakan pesta demokrasi, sekaligus dapat dijadikan sebagai pendidikan politik bagi masyarakat. Juga akan menjadikan kematangan berdemokrasi bagi masyarakat.

"Oleh sebab itu, marilah kontestasi ini, kiat beradu kontestasi program, kontestasi adu gagasan, kontestasi adu ide, kontestasi adu rekam jejak, kontestasi adu prestasi," tambah Jokowi.

Dia mengajak kepada seluruh warga Indonesia, agar dalam Pilpres nanti, tidak ada pihak yang saling memfitnah, menghina, dan saling
menjatuhkan.

"Jangan sampai kontestasi politik ini, dalam rangka Pilpres, silaturahmi di antara kita menjadi tidak baik. Saya ingin mengatakan, meskipun kita ingin berkontestasi, saya masih bisa bertelepon dengan Pak Prabowo dan Pak Sandi. Karena beliau adalah sahabat-sahabat saya sejak lama. Saya kenal Pak Prabowo sejak lama. Saya kenal Pak Sandi juga sejak lama," ujarnya.

"Memang untuk memajukan negara ini, banyak rintangan, banyak hambatan, banyak perlawanan. Tetapi tidak boleh kita menyerah. Hanya ada satu pilihan, Indonesia maju," tutup Jokowi.