Minggu, 02 September 2018 20:39

Menpan-RB: Tanpa Tes, Peraih Medali Asian Games Jadi PNS

Ibnu Kasir Amahoru
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Menpan-RB, Syafruddin.
Menpan-RB, Syafruddin.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB), Syafruddin memastikan semua atlet peraih medali di Asian Games 2018 bisa langsung menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).

RAKYATKU.COM - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB), Syafruddin memastikan semua atlet peraih medali di Asian Games 2018 bisa langsung menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Syafruddin mengatakan saat ini pihaknya sedang mendata siapa saja atlet peraih medali emas, perak, dan perunggu di Asian Games 2018 yang ingin menjadi PNS.

"Saya Menteri PAN-RB, keputusan sudah ada, jadi yang mendapatkan medali, emas, perak dan perunggu sudah bisa jadi PNS. Langsung tanpa tes," ujar Syafruddin yang juga Chef de Mission (CdM) Asian Games 2018, Minggu (2/9/2018).

Syafruddin mengaku sangat gembira dengan hasil yang diraih kontingen Indonesia di Asian Games 2018. Indonesia finis di urutan keempat klasemen akhir perolehan medali dengan mengoleksi 31 medali emas, 24 perak dan 43 perunggu.

Hasil ini melewati target prestasi yang sebelumnya ditetapkan pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), yakni mencapai 10 besar Asia dengan minimal mengumpulkan 16 medali emas.

"Saya merasa gembira karena atlet-atlet Indonesia sudah melewati target. Ini mengejutkan. Saya sendiri sebagai pemimpin kontingen selama setahun bersama mereka saja terkejut, apa lagi orang lain," ucap Syafruddin, dilansir CNNIndonesia.

Lebih lanjut Syafruddin mengatakan ke depannya para pimpinan cabang olahraga diharapkan bisa menyiapkan atletnya dengan lebih baik. Terlebih Indonesia akan mengikuti SEA Games 2019 di Manila, Filipina.

"Jangan sampai di SEA Games Manila tidak juara umum. Keinginan saya SEA Games Manila jadi juara umum karena negara di Asia Tenggara tidak ada yang masuk sepuluh besar di Asian Games 2018. Langsung siapkan tranning camp, jangan kasih kendor," tukasnya.