Rabu, 25 Juli 2018 22:00

Pangkep Berpeluang Terima Penghargaan Bidang Kelautan dan Perikanan 2018 

Alief Sappewali
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Bupati Pangkep Syamsuddin Hamid menyambut tim verifikasi, Rabu (25/7/2018).
Bupati Pangkep Syamsuddin Hamid menyambut tim verifikasi, Rabu (25/7/2018).

Kabupaten Pangkep termasuk dari lima kabupaten yang masuk dalam nominasi penerima penghargaan di bidang kelautan dan perikanan yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri tahun 2018.

RAKYATKU.COM - Kabupaten Pangkep termasuk dari lima kabupaten yang masuk dalam nominasi penerima penghargaan di bidang kelautan dan perikanan yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri tahun 2018.

Sebagaimana disampaikan ketua tim verifikasi yang juga Kepala Kawasan, Kementerian Dalam Negeri, Hendei Firdaus, di Pangkep, Rabu (25/7/2018). Setelah menyeleksi administrasi dan teknis terhadap 14 daerah, Kabupaten Pangkep masuk dalam lima besar nominator penerima penghargaan yang akan diserahkan langsung oleh presiden RI bertepatan dengan Hari Nusantara 2018.

"Poin Pangkep sudah di atas, minimal 75, tim penilai sendiri ada dari Kementerian KKP, sekretaris militer presiden, direktorat jenderal kami ada beberapa. Pangkep sudah lolos verifikasi pertama, setelah itu kita akan lihat yang ada di berkas dengan kondisi di lapangan, sesuai tidak," ujar Hendei.

Dikatakan Hendei, empat daerah lainnya yang juga masuk nominator penghargaan perikanan dan kelautan antara lain Lamongan, Lembata, Banggai, dan Wakatobi. 

Sedangkan terkait penilaian penghargaan ini sendiri antara lain terkait bagaimana pengelolaan DAK yang dialokasikan ke para nelayan dan bidang kelautan, sejauh mana korelasi dengan kenyataan di lapangan.

"Setelah dilihat kondisi di lapangan akan kami verifikasi lagi di pusat, dan kami akan meminta masukan dari kejaksaan, kepolisian, KPK dan BIN terkait kasus hukum yang mungkin melibatkan kepala daerah yang terlibat," ungkap Hendei.

Tim verifikasi sendiri, kata Hendei, rencananya akan mengunjungi beberapa tempat antara lain PPI, dan sedapat mungkin berdialog dengan nelayan Pangkep.