Selasa, 19 Juni 2018 16:31

Kampanye Akbar Pilkada Jeneponto, Polres Libatkan 4 Ormas untuk Pengamanan

Alief Sappewali
Konten Redaksi Rakyatku.Com
Kapolres Jeneponto AKBP Hery Susanto (kedua kanan) menghadiri rakor pengamanan kampanye akbar, Selasa (19/6/2018).
Kapolres Jeneponto AKBP Hery Susanto (kedua kanan) menghadiri rakor pengamanan kampanye akbar, Selasa (19/6/2018).

Jelang kampanye akbar pasangan calon bupati dan wakil bupati Jeneponto 2018, Polres Jeneponto menggelar rapat koordinasi, Selasa (19/6/2018). Rapat itu dihadiri para stakeholders dan para liaison offi

RAKYATKU.COM,JENEPONTO - Jelang kampanye akbar pasangan calon bupati dan wakil bupati Jeneponto 2018, Polres Jeneponto menggelar rapat koordinasi, Selasa (19/6/2018). Rapat itu dihadiri para stakeholders dan para liaison officer (LO) paslon, Danramil, dan pimpinan ormas.

Dalam rapat itu membahas tentang kesiapan dan rencana kegiatan kampanye masing-masing pasangan calon serta strategi pengaturan dan pengamanan dan pelaksanaan kampanye akbar yang akan digelar 20-23 Juni 2018.

Pelaksana tugas Humas Polres Jeneponto AKP Syahrul mengatakan Kapolres Jeneponto AKBP Hery Susanto menyebutkan dalam kampanye akbar tidak membatasi jumlah kendaraan dan mobilisasi massa. Namun berharap agar tetap tertib dan teratur dalam berlalu lintas dan tidak menggunakan kendaraan yang knalpot bogar racing. 

"Sesuai standar serta kelengkapan kendaraan jangan menggunakan knalpot bogar agar tidak mengganggu pengguna jalan. Begitu pun agar pendukung atau simpatisan lainnya yang tidak melaksanakan kampanye jangan terprovokasi. Berikan kesempatan kepada masing-masing simpatisan melaksanakan kegiatan sesuai jadwalnya kampanyenya," kata Syahrul.  

Pada kesempatan itu juga Kabag Ops Kompol Amir Mahmud dan Kasat Lantas tentang rencana pengaturan dan pengamanan arus lalin serta strategi pengamanan akan menurunkan kekuatan personel dan instansi pembantu yang akan dilibatkan dalam pengamanan kampanye akbar. 

"Untuk aparat umum terdiri dari personel Polres Jeneponto dan jajaran 2 SSK, Brimob 1 SST, Batalyon 726 1 SST, Satpol PP 1 SST, Dishub 1 SST, Damkar 1 regu bersama armadanya, Dinas Kesehatan 4 orang, termasuk dari ormas Pemuda Pancasila 1 SST, Laskar Merah Putih 1 SST, Garda Lontara Sakti 1 SST, Pejuang Merah Putih 1 SST sebagai Kamtibmas swakarsa membantu Polri," tambahnya.

Sementara itu, Dandim 1425 Jeneponto Letkol ARH Sugiri mengemukakan kepada semua pendukung dan simpatisan pasangan calon agar tetap menjaga keamanan dan ketertiban dan saling sipakatau, siapakainga dalam pelaksanaan kampanye akbar yang akan digelar itu. 

"Kita berharap agar kampanye akbar ini berjalan aman dan kondusif dengan sama-sama menjaga keamanan dan ketertiban dengan mengedepankan budaya saling sipakatau, sipakainga," ujar Sugiri. 

Ketua KPU Jeneponto Muhammad Alwi bersama Ketua Panwaslu Saiful menyampaikan tentang larangan para pejabat negara, kepala desa, ASN, pejabat BUMN dan pejabat, untuk ikut serta dalam kegiatan kampanye akbar.

"Saya menyampaikan ini secara tegas agar bagi pejabat negara di antaranya kepala kesa dan ASN untuk tidak terlibat langsung dalam kegiatan kampanye, itu dilarang," jelasnya.